Tekanan Darah Normal Orang Dewasa

admin
By -
0
Tekanan darah merupakan ukuran seberapa kuatnya jantung mempompa darah ke seluruh tubuh. Kinerja tubuh yang maksimal tentunya harus memiliki tekanan darah yang normal. Tekanan darah tiap orang berbeda-beda, pada umumnya tekanan darah  normal orang dewasa dibawah atau setara 120/80 mm Hg. Untuk angka 120 menunjukkan tingkat tekanan ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh atau dapat disebut dengan tekanan sistolik. Sementara angka 80 berarti tingkat tekanan saat jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa lagi atau kerap disebut tekanan diastolik. Tekanan darah tergolong normal selama berada di bawah 140/90.

Tekanan darah tidak selamanya akan normal tergantung dari aktivitas fisik yang dijalani dan kondisi emasional. Bila tekanan darah tinggi (hipertensi) atau sebaliknya tekanan darah rendah (hipotensi). Kondisi tersebut dapat menjadi pertanda buruk bagi kesehatan anda. 

Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi). 
Risiko terkena hipertensi pada saat tekanan darah Anda melebihi 120/80 atau biasa disebut pra-hipertensi. Dapat dikatakan terkena hipertensi ketika tekanan darah Anda 140/90 atau lebih. Namun, kondisi yang membahayakan ini terkadang tidak memunculkan gejala sehingga banyak dari pengidapnya yang tidak tahu mereka terkena hipertensi.Hipertensi yang tidak cepat ditangani dengan baik dapat memicu penyakit mematikan seperti stroke dan serangan jantung, selain itu dapat juga mengganggu penglihatan, dan menyebabkan kerusakan fatal organ lain seperti ginjal.

Biasanya yang sering beresiko terkena hipertensi diantaranya yang kelebihan berat badan, perokok, alkoholik, jarang berolahraga atau kegiatan fisik lainnya, biasanya berusia di atas 55 tahun, dan sering mengonsumsi makanan yang terlalu asin dan mengonsumsi makanan yang mengandung kalium/kalsium/magnesium yang rendah.
Selain itu jika memiliki anggota keluarga yang mengidap hipertensi, diabetes atau penyakit jantung juga dapat berisiko terkena hipertensi.

Hipotensi (Tekanan Darah Rendah). 
Terjadi ketika tekanan darah di bawah 90/60. Pada umumnya tekanan darah rendah meski sudah kronis tidak berbahaya jika penderita tidak mengalami gejala-gejala seperti mual, pusing, kelelahan, kehausan, penglihatan tidak jelas, pernapasan menjadi cepat dan dangkal, depresi, kurang konsentrasi dan pingsan.
Meski begitu jangan terlalu dianggap remeh, tekanan darah yang terlalu rendah bisa memicu kerusakan jantung dan otak.
Berikut beberapa hal yang dapat memicu hipotensi:
  1. Dehidrasi.
  2. Anemia.
  3. Kehamilan.
  4. Kehilangan banyak darah.
  5. Menderita alergi atau infeksi parah.
  6. Ketidakseimbangan hormon misalnya penyakit Addison.
  7. Berlebihan mengonsumsi alkohol.
  8. Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti obat Parkinson, Viagra dan sejenisnya, obat anti depresi, dan beberapa obat yang mempengaruhi langsung otot pembuluh darah.

Cara Kontrol Tekanan Darah 
Untuk dapat mengontrol tekanan darah lakukan pengecekan secara rutin.Untuk tekanan darah normal, disarankan melakukan pengecekan setidaknya setiap 2 tahun sekali. Jika tekanan darah Anda di antara 120/80 dan 139/89, pengecekan dilakukan sekali setiap tahun. Jika tekanan darah mencapai 140/90 atau lebih, konsultasikan lebih lanjut kepada dokter agar mendapatkan penanganan medis dengan baik.
sumber gambar : www.majalahsehat.com

Anda pun dapat mengecek tekanan darah sendiri dirumah dengan bantuan alat sphygmomanometer atau manset tekanan darah. Untuk pembelian alat manset tekanan darah anda harus mengetahui terlebih dahulu manset yang cocok untuk orang yang masih awam.Setelah anda membeli alatnya dan mengecek tekanan darah anda sendiri, anda dapat mencocokkannya dengan hasil penegecekan di rumah sakit. Bila hasilnya sama anda dapat mengecek tekanan darah sendiri kapanpun anda mau. 

Namun perlu diperhatikan, setengah jam sebelum mengecek tekanan darah, sebaiknya hindari merokok, mengonsumsi minuman yang mengandung kafein dan melakukan olahraga berat hal ini ditujukkan agar mendapat hasil yang akurat. Bagi yang memiliki tekanan darah tinggi(hipertensi) disarankan untuk melakukan pengecekan sendiri secara rutin untuk membantu dokter memantau tekanan darah serta keefektifan obat. Beberapa orang dapat mengalami ketegangan pada saat akan diperiksa sehingga tekanan darah dapat naik padahal tekanan darah sebenarnya sudah normal. Untuk itu sebaiknya anda melakukan pengecekan sendiri di rumah tentunya dengan anjuran dari dokter.

Begitu juga dengan penderita hipotensi atau tekanan darah rendah meski tidak menampakkan gejala-gejala, kewaspadaan harus tetap diperlukan untuk menghindari resiko yang serius. 
Agar anda memiliki tekanan darah normal sebaiknya lakukan hal berikut ini : 
Berolahraga. Dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur dapat membantu dalam mengontrol tekanan darah. Olahraga dapat menguatkan otot jantung, mengurangi stres dan terhindar dari obesitas yang menjadi salah satu pemicu hipertensi.
Menerapkan 4 Sehat 5 Sempurna. Konsumsilah makanan yang sehat agar terhindar dari hipertensi dan hipotensi. Makanan yang dianjurkan diantaranya sayuran, buah, ikan, daging unggas, kacang, susu rendah lemak dan biji-bijian utuh. Dan hindari mengonsumsi alkohol yang berlebihan.
Penggunaan garam yang seimbang. Tubuh kita hanya memerlukan 500mg garam per hari. Rekomendasi terbaru menganjurkan untuk membatasi jumlah asupan garam sehari maksimal 2400mg, ini setara dengan kurang lebih 1 sendok teh. Mengonsumsi garam dalam kadar yang banyak dapat menimbulkan hipertensi. 
Hindari stres berlebihan. Tidak sulit mengatasi stres, Anda cukup melakukan hal-hal yang Anda sukai, selama itu positif atau berbagi cerita dengan keluarga, teman dekat atau lainnya. 

Tekanan darah normal ini berlaku untuk orang dewasa berbeda dengan angka tekanan darah anak dan remaja. Lebih jelasnya dapat berkonsultasi dengan dokter secara langsung. 
Tags:

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)