Ukuran Vagina Dan Kepuasan Bercinta

admin
By -
0
Sebagian dari pasangan suami istri mengkhawatirkan ukuran organ reproduksi yang berdampak pada kepuasaan dalam bercinta.
Bukan pria saja yang sering kali khawatir dengan ukuran reproduksi yang terkadang menjadi sebuah masalah, tetapi wanita pun mengalami hal yang sama yang sering mengkhawatirkan ukuran vaginanya termasuk wanita yang sudah pernah melahirkan. Banyak dari wanita yang merasa takut bahwa ukuran vagina mereka dapat memengaruhi kepuasan saat melakukan hubungan intim. 

Ukuran Vagina
Pada organ seksual wanita dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu bagian luar dan bagian dalam untuk bagian luar vagina disebut dengan vulva. Pada bagian luar vagina terdiri dari klitoris, labia atau bibir bagian dalam dan luar vagina. Sedangkan untuk bagian dalam vagina terdiri atas ovarium, rahim dan vagina.
Vagina bagian dalam berbentuk seperti tabung dengan panjang sekitar 8 cm dan dapat bertambah menjadi 10-12 cm ketika terangsang dan mengarah ke leher rahim. Vagina sendiri memiliki struktur yang sangat elastis serta mudah merenggang untuk dapat menyesuaikan ukuran penis atau pada saat melahirkan. Ukuran dinding vagina hampir sama dengan lambung, jika anda pernah melahirkan, vagina akan terasa nyeri serta akan terasa longgar dan kering hal ini sangat wajar karena bayi keluar melewati leher rahim dan vagina. Setelah melahirkan dapat terjadi kemungkinan vagina tidak akan kembali ke bentuk semula.
sumber gambar : www.sumsel.tribunnews.com


Pengaruh Ukuran Saat Bercinta
Belum banyak penelitian yang meneliti bahwa ukuran vagina dapat berpengaruh terhadap kepuasan seksual dan sampai saat ini belum ada kepastian yang dapat menjawab permasalahan tersebut. 
Yang merupakan bagian terpenting dalam meningkatkan stimulasi seksual pada wanita sebenarnya terletak pada bagian sepertiga luar vagina atau bagian G-Spot. Jika pada saat berhubungan seks wanita merasa tidak nyaman dapat disebabkan oleh vagina yang tidak terlalu dalam, terlalu kencang, atau ada masalah dengan rahim seperti prolaps uteri atau peranakan turun.
Jika setelah melahirkan kepuasaan seksual berkurang maka bisa jadi ada otot dan jaringan di sekitar vagina yang rusak dan membuat vagina menjadi longgar.

Olahraga Untuk Mengencangkan Vagina
Agar otot-otot di sekitar vagina kembali kencang dan dapat meningkatkan kepuasaan saat melakukan hubungan seks dapat melakukan senam otot dasar panggul atau senam kegel yang sangat efektif untuk mencegah inkontinensia urine atau kesulitan dalam menahan urine. Selain itu jika anda kesulitan dalam mencapai orgsme dapat juga melakukan senam kegel yang dapat anda lakukankapan saja karena untuk melakukannya cukup mudah. 

Tata cara senem kegel diantaranya:
  • Cari tahu letak otot dasar panggul Anda dengan menahan urine pada saat buang air kecil. Jika Anda dapat melakukannya dengan baik, artinya Anda telah menemukan otot yang tepat.
  • Lakukan dengan Berbaring atau duduk dengan posisi yang nyaman kemudian kencangkan otot dasar pinggul dan tahan kontraksi selama 5 detik. Kemudian renggangkan kembali selama 5 detik. 
  • Lakukan gerakan serupa sebanyak 4 atau 5 kali. Jika sudah terbiasa, dapat ditingkatkan dengan menahan selama 10 detik dan renggangkan selama 10 detik.
  • Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan lebih baiknya berhati-hati dan tidak melenturkan otot di bagian bokong, perut, dan paha. 

  • Lakukan senam kegel ini setidaknya tiga kali dalam sehari dan dengan pengulangan 10 kali dan usahakan untuk bernapas dengan seperti biasanya atau jangan dengan menahan nafas. Kenikmatan seksual juga bisa dijaga dengan saling menjaga kenyamanan seksual masing-masing melalui jalinan komunikasi yang baik dan pasangan bisa mempertahankan gairah mereka.

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)